Iman kepada Allah SWT..
Allah SWT berfirman :
"Hai semua manusia sembahlah Tuhanmu, yang menjadikan kamu dan menjadikan orang-orang sebelum kamu bertaqwa (21), Yang menjafikan untukmu bumi sebagai hamparan, dan langit sebagai atap dan menrunkan dari langit air, kemudian mengeluarkan dengan air itu berbagai macam buah (makanan) sebagai rizki untukmu. Karena itu maka kamu jangan mempersekutukan Allah dengan apapun, padahal kamu mengetahui. (Bahwa Allah itu tidak bersekutu dan tidak berbandingan, sebab Dia pencipta sedang ssmua yang lainnya dicipta oleh-Nya, sebab Tuhan itu hanya yang menjadikan, mencipta, dan bukan yang dijadikan, diciptakan).
Umar bin Alkhaththab r.a. berkata : Ketika kami duduk disisi Nabi Muhammad S.A.W pada suatu hari tiba-tiba menjelang seorang laki-laki yang sangat putih pakaiannya, sangat hitam rambutnya, tidak terlihat padanya bekas bepergian, dan tiada seorang pun diantara kami yang mengenalnya, sehingga duduk didekat Nabi Muhammad S.A.W dan merapatkan lututnya kelutut Nabi Muhammad S.A.W lalu meletakkan kedua tangannya diatas pahanya, lalu bertanya : Ya Muhammad beritakan padaku Islam ? Jawab Nabi Muhammad S.A.W : Islam itu :
1. Percaya bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan bahwa Nabi Muhammad utusan Allah.
2. Mendirikan Sholat.
3. Mengeluarkan Zakat.
4. Puasa bulan Ramadhan.
5. Pergi Haji kebaitullah jika kuasa perjalanannya.
Berkatalah orang itu : Benar Engkau. Umar berkata : Kami merasa heran ia bertanya tetapi ia membenarkan seakan-akan ia telah mengetahuinya. Lalu ia bertanya pula : Beritakan padaku tentang Iman ? Jawab Nabi Muhammad S.A.W : Iman ialah percaya pada Allah, Malaikatnya, kitab-kitabNya, Nabi-Nabi utusanNya, hari kemudian (Kiamat), dan percaya pada ketentuan takdir yang baik dan buruk (dari Allah S.W.T). Ia berkata : Benar Engkau. Maka beritakan padaku tentang ihsan ? Jawab Nabi Muhammad S.A.W : Ihsan jika engkau menyembah kepada Allah seakan-akan melihatnya, maka jika tidak dapat melihatnya, ketahuilah bahwa Allah melihat engkau. Ia berkata : Beritakan kepadaku bagaimanakah hari Kiamat ? Jawab Nabi Muhammad S.A.W : Yang ditanya tentang hari kiamat itu tidak lebih mengetahui dari yang bertanya. Lalu ia berkata : Beritakan kepadaku tanda-tandanya ? Jawab Nabi Muhammad S.A.W : Jika ibu (budak) telah melahirkan majikannya (yakni ibu sudah dianggap sebagai budak oleh anak), dan orang-orang yang biasa telanjang kaki dan pakaian, yang bagaikan telanjang dan biaza miskin, penggembala kambing tiba-tiba mereka berlomba-lomba menbangun gedung. Kemudian ia pergi, Umar berkata : Maka aku tinggal tercengang (terdian sejenak), kemudian Nabi Muhammad S.A.W berkata : Hai Umar tahukah engkau siapakah penanya tadi itu ? Jawabku : Allah dan Rasulullah yang lebih mengetahui. Maka sabda Nabi Muhammad S.A.W : itu malaikat Jibril datang kepada kamu untuk mengajarkan agamamu. (H.R. Muslim).
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ آيَاتُهُ زَادَتْهُمْ إِيمَانًا وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah, gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayatNya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal. (Q.S. Al-anfal: 2)
يَقُوْلُ ذَاقَ طَعْمَ اْلإِيمَانِ مَنْ رَضِيَ بِاللهِ رَبًّ وَبِالإِسْلَمِ دِيْنً وَبِمُحَمَّدٍ رَسُوْلً ٭ رواه مسلم في كتاب الإيمان
Nabi bersabda, “(Orang yang) Merasakan pada rasanya keimanan (yaitu) orang yang ridho (apabila) Allah menjadi tuhannya, Islam menjadi agamanya, dan Muhammad menjadi utusan,”
قَالَ إِنَّ الْمُؤْمِنَ يَرَى ذُنُوْبَهُ كَأَنَّهُ قَاعِدٌ تَحتَ جَبَلٍ يَخَافُ أَنْ يَقَعَ عَلَيْهِ وَإِنَّ الفَاجِرَ يَرَى ذُنُوْبَهُ كَذُبَابٍ مَرَّ عَلَى أَنْفِهِ....ِلحديث٭ رواه البخاري في كتاب الدعوات
Nabi bersabda, “Sesungguhnya orang iman melihat pada beberapa dosanya seperti seakan-akan ia duduk di bawah gunung dan takut ia apabila (gunung itu) berjatuhan (menimpa) atas dirinya. Dan sesungguhnya orang yang menyimpang melihat pada beberapa dosanya seperti lalat yang lewat pada hidungnya,”
Attaj Assubuki berkata : Islam berupa ibadah jasmani, dan tidak dianggap kecuali dengan iman, sedang iman itu kepercayaan dalam hati, juga tidak dianggap kecuali disertai dengan ucapan lidah terhadap dua kalimat syahadat.
Imam Nawawi dalam Kitab Syarah Muslim berkata : Ulama' ahlisunnah telah sepakat, baik ahli hadist maupun ahli fiqih bahwa orang yang beriman dengan hatinya tetapi tidak mengucapkan syahadat dengan lidahnya, jika tidak ada halangan akan kekal dalam neraka.
HIKAYAT HIKAYAT ISLAM :
1. Abdullah Alyafi'i menyebut dalam kitab Rauhurrayahin bahawa dijaman dahulu ada seorang raja kafir yang sangat menentang Tuhan, maka ia diperangi oleh kaum muslimin, sehingga tertawanlah ia, lalu raja-raja muslimin sepakat untuk membunuh raja itu, dibuatkan sebuah genuk besar, lalu dinyalakan api dibawahnya, dan ia diletakkan dalam genuk itu, supaya ia tetap merasakan siksa itu, dan ketika raja telah disiksa sedemikian itu, ia berdoa kepada tuhan-tuhan (dewa-dewa)nya satu persatu : Hai dewa (tuhan) saya hanya menyembah kepadamu maka selamatkan aku dari bahaya ini, dan ketika ia mulai merasa bahwa semua tuhan-tuhan itu tidak ada yag menolong padanya, maka ia mengangkat kepalanya melihat kelangi sambil membaca : "LA ILAHA ILLALLAH" dan meminta pada Allah SWT dengan seikhlas-ikhlasnya, maka segera Allah SWT menurunkan air dari langit untuk memadamkan api itu, kemudian datang angin mengangkat genuk itu ke udara, dan ia tetao membaca La illaha illallah sehingga terlempar kesuatu kaum yang kafir sedang ia tetap membaca La illaha illallah, lalu dibuka genuk itu oleh kaum kafir itu dan ditanya : Celakalah kamu mengapa, kamu ini ? Jawabnya : Aku raja Bani Fulan lalu menceritakan kisahnya kejadian dari permulaan hingga akhir, tiba-tiba kaum itu semuanya masuk Islam setelah mendengar cerita dan riwayat Raja itu.
2. Abu Zaid Alqurthubi berkata : Saya telah mendengar hadist yang menrangkan bahwa : Siapa yang membaca "LA ILLAHA ILLALLAH" TUJUH PULUH RIBU KALI (=70.000) maka akan menjadikan tebusan dari api neraka, maka saya kerjakan itu karena mengharap berkat janji itu, juga saya kerjakan untuk keluargaku, juga saya telah berbuat lain-lain amal untuk tabunganku di hari kiamat. Dan bertempatan ditempat kami ada bermalam seorang pemuda Ahli kasyaf, bahakan ada kalanya ia menerangkan kasyafnya memgenai syurga dan neraka, dan orang-orang mengakui kelebihan pemuda itu, meskipun usianya masih muda, bahkan saya oun menaruh kepercayaan kepadanya, maka bertepatan kami diundang oleh kawan untuk makan minum dirumahnya dan pemuda itu juga bersama kami dalam undangan itu, tiba-tiba ia menjerit dengan sekuat seuaranya, lalu ia berkata : Ya Ammi itu ibuku dalam api neraka, lalu ia menjerit kembali sekuat suaranya, dan ketika saya melihat keadaan itu timbul perasaan dalam hati, akan saya uji kebenarannya, maka saya baca : La illaha illallah tujuh puluh ribu, dan tiada seorang pun mengetahui bahwa saya sedang membaca itu, kecuali Allah SWT, dan saya percaya bahwa hadist itu benar dan orang-orang yang meriwayatkan semuanya betul, lalu saya berdoa : ALLAHUMMA INNA HADZIHISSABLENA ALFA FIDA'A HADZIHIL MAR'ATI UMMI HADZASYSYAAB. (Ya Allah ini bacaan yang tujuh puluh ribu sebagai penebus perempuan ibu dari pemuda ini) maka belum selesai perasaan dalam hatiku, tiba-tiba pemuda itu berkata : Y ammi ibuku telah keluar dari api, Walhamdu lillah...........